Angka Unik!!!

Ketik tanggal lahir anda, kemudian :

dikalikan 4,
ditambah 13,
dikalikan 25,
dikurangi 200,
ditambah Bulan lahir anda
dikalikan 2,
dikurangi 40,
dikalikan 50,
ditambah dua digit terakhir dari tahun lahir anda
terakhir dikurangi 10.500

Maka kalian akan menemukan suatu angka yang unik ! ! !

Selamat mencoba …

Empat Sifat Manusia

Salah satu keunikan dari manusia adalah mempunyai sifat yang berbeda satu sama lain. Walaupun secara fisik mirip (kembar), namun secara sifat pasti berbeda. Perbedaan inilah yang dapat membuat manusia saling melengkapi satu sama lain.

Dalam dunia psikologi, terdapat empat tipe sifat manusia. Setiap orang memiliki beberapa dari tipe sifat ini. Sifat manakah yang melekat pada diri Anda?

Pertama sangunis, si populer

Kepribadian yang menarik, punya rasa humor yang tinggi, suka menghidupkan suasana, emosional dan demonstratif, periang dan penuh semangat, serta penug rasa ingin tahu. Dalam pekerjaan, kreatif, inovatif, antusiasme, sukarelawan, mengilhami orang lain untuk bekerja. Sebagai seorang teman, mudah bergaul, mencintai orang lain, suka dipuji dan menyenangkan. Suka kegiatan spontan, merupakan figure seorang pemimpin sirkus.

Kedua melankolis, si sempurna

Filosofis dan puitis, serius dan tekun, analitis, mendalam dan penuh pikiran, menghargai keindahan, peka terhadap perasaan orang lain, idealis dan suka berkorban. Dalam pekerjaan, orang melankolis berorientasi pada jadwal, perfeksionis, punya standar yang tinggi dan rinci, tertib dan terorganisir, perlu menyelesaikan apa yang dimulai. Sebagai seorang teman, melankolis adalah orang yang setia, mau mendengar keluhan, hati-hati dalam berteman, sangat memperhatikan orang lain, terharu oleh air mata penuh belas kasihan. mencari teman hidup ideal.

Ketiga koleris, si kuat

Berbakat pemimpin, dinamis dan aktif, berkemauan kuat dan tegas, tidak emosional bertindak, tidak mudah patah semangat, memancarkan keyakinan, bebas dan mandiri. Dalam pekerjaan, berorientasi target, melihat seluruh gambaran, terorganisasi dengan baik, mencari pemecahan praktis, bergerak cepat untuk bertindak, mendelegasikan pekerjaan, menekankan pada hasil, berkembang karena saingan. Orang koleris tidak terlalu perlu teman, mau bekerja untuk kegiatan, mau memimpin dan mengorganisasi, Biasanya selalu benar, Unggul dalam keadaan darurat.

Keempat phlegmatis, si damai aka adem ayem

Rendah hati, mudah bergaul dan santai, tenang, sabar, konsisten, simpatik dan baik hati. menyembunyikan emosi, bahagia menerima kehidupan. Dalam pekerjaan, punya kemampuan administratif, menjadi penengah masalah, menghindari konflik, baik di bawah tekanan, menemukan cara yang mudah, mudah diajak bergaul, menyenangkan, pendengar yang baik, selera humor yang menggigit, suka mengawasi orang, punya banyak teman, punya belas kasihan dan perhatian.

Dari sifat di atas, dapat diringkas

Sanguinis Populer ( Ekstrovert – Membicara – Optimis )

Melankolis Sempurna ( Introvert – Pemikir – Pesimis )

Koleris Kuat ( Ekstrovert – Pelaku – Optimis )

Phlegmatis Damai ( Introvert – Pengamat – Pesimis )

So, sifat manakah yang ada pada diri Anda?

(sumber : http://amd2007.wordpress.com/ dengan beberapa perubahan)

Perjuangan = sabar dan istiqomah!

“Hidup adalah perjuangan”. Begitulah motto hidup dari salah seorang sahabatku. Memang benar kalimat tersebut. Tanpa perjuangan, kita tidak akan bertahan dalam menjalani derasnya bahtera kehidupan yang penuh dengan rintangan dan tantangan.

Tapi, apakah cukup dengan kata “perjuangan”, permasalahan hidup dan kehidupan akan teratasi? Dalam menyelami perjuangan, keteguhan akan prinsip hidup kita akan terguncang. Berjalan dijalan perjuangan tidaklah semulus jalan tol yang minim akan belokan dan kemacetan. Berjalan dijalan perjuangan bagai mendaki tebing dan gunung-gunung.

Adalah kesabaran dan keistiqomahanlah yang akan membuat kita kuat menjalani proses pendakian tebing dan gunung itu. Kesabaran menjalani beratnya beban masalah dan keistiqomahan menjalani proses perjuangan yang terasa panjang.

Menjalani hidup janganlah mengharapkan kesempurnaan akan hasil yang akan diraih karena kita pun bukanlah makhluk yang luput dari ketidaksempurnaan. Mengejar kesempurnaan bagaikan mencari ujung bumi yang bulat. Dia tidak akan pernah berakhir pada ujung tertentu. Karena kesempurnaan bukanlah merupakan tujuan akhir tapi perjalanan yang tiada berakhir.

Sabar dan istiqomahlah dalam menjalani proses perjuangan. Niscaya, secercah kesempurnaan itu akan terasa dekat di hati…. SEMANGAT!!!

Optimasi Pembangkitan Daya untuk Inverter pada Sistem Turbin Angin Skala Kecil yang Terhubung dengan Grid (1)

Abstrak – Daya keluaran sistem turbin angin tidak akan maksimum dan optimal tanpa ada sistem control yang handal pada peralatan eletronik penunjangnya. Pada penelitian ini akan dibahas mengenai sistem optimasi daya pada turbin angin skala kecil yang terhubung dengan grid (jala-jala) dengan kecepatan angin bervariasi. Sistem yang digunakan terdiri dari turbin angin, generator sinkron magnet permanen, penyearah diode tiga fasa, konverter DC-DC, dan inverter tiga fasa dengan teknik kendali PWM. Dengan menggunakan algoritma MPPT (Maximum Power Point Tracking) pada inverter, data keluaran diharapkan bernilai maksimum dan dapat sinkron dengan grid. Penelitian dan pengkajian sistem ini dilengkapi dengan studi pemodelan sistem turbin angin dengan menggunakan software PSIM@

Key word: PLTAngin, MPPT, Inverter, Grid

I. PENDAHULUAN

Pada saat ini, sistem pembangkit listrik tenaga angin mendapat perhatian yang cukup besar sebagai sumber energi alernatif yang bersih, aman, serta ramah lingkungan. Turbin angin skala kecil mempunyai peranan penting terutama bagi daerah-daerah yang belum terjangkau oleh jaringan listrik [1].

Pemanfaatan energi angin merupakan pemanfaatan energi terbarukan yang paling berkembang saat ini. Berdasarkan data dari WWEA (World Wind Energi Association), sampai dengan tahun 2007 perkiraan energi listrik yang dihasilkan oleh turbin angin mencapai 93,85 GW dan menghasilkan lebih dari 1% dari total kelistrikan secara global. Amerika, Spanyol dan China merupakan negara terdepan dalam pemanfaatan energi angin. Diharapkan pada tahun 2010, total kapasitas pembangkit listrik tenaga angin secara global mencapai 170 GW [2].

Turbin angin termasuk salah satu alat alternatif bagi pengembangan pembangkitan tenaga listrik yang terdistribusi. Pembangunan pembangkit tenaga listrik skala kecil dan terdistribusi dapat menyokong sistem kelistrikan nasional untuk menambah daya pembangkitan dan mengatasi masalah pertumbuhan beban yang kian bertambah. Oleh karena itu, sistem turbin angin perlu dikaji dan dikembangkan

Energi angin mempunyai potensi yang cukup besar untuk dimanfaatkan menjadi energi listrik di Indonesia. Indonesia, termasuk negara kepulauan yang 2/3 wilayahnya adalah lautan dan mempunyai garis pantai terpanjang di dunia yaitu ± 80.791,42 Km [3]. Hal ini berpotensi untuk pengembangan pembangkit listrik tenaga angin.

Kendala pemanfaatan tenaga angin di Indonesia adalah kecepatan angin yang berubah-ubah dan relatif kecil sehingga sulit untuk menghasilkan daya keluaran maksimum dan optimal. Salah satu teknologi yang dapat mengatasi permasalahan ini adalah penggunaan sistem turbin angin direct-drive permanent magnet generator yang dapat menghasilkan listrik secara optimal pada rentang kecepatan angin rendah dan berubah-ubah. Sistem turbin angin ini walaupun dapat menyelesaikan masalah ketersediaan angin, namun ditinjau dari segi biaya masih cukup mahal untuk direalisasikan dalam skala besar. Sebaliknya, bila menggunakan teknologi fixed-speed induction generator, walaupun biaya yang diperlukan paling murah diantara sistem turbin angin lainnya, namun harus terkoneksi pada grid agar dapat menghasilkan produksi daya yang optimal pada kecepatan angin yang berubah-ubah. Oleh karena itu, perlu adanya kajian dan pengembangan sistem turbin angin sehingga dapat bekerja pada kecepatan rendah dan berubah-ubah namun dapat manghasilkan daya keluaran maksimum dan dapat dihubungkan pada grid. (bersambung)

Jangan Kartono-kan Kartini!

Telah banyak acara diskusi, seminar, dan kajian imiah yang membahas tentang wanita. Mulai dari topik wanita pada zaman Hawa hingga zaman Mega. Mulai dari masalah cinta hingga masalah negara. Wanita sampai saat ini telah menjadi unsur penting dalam kancar permasalahan global.

Mari kita kembali membuka lembaran kertas yang berisikan tinta sejarah lama. Dahulu, wanita dikenal dengan kelemah-lembutan, keibuan, dan pemalu. Kekolotan dan keluguan menjadi ikon utamanya. Wanita dianggap terbiasa terkungkung oleh adat yang mengekang sebuah kebebasan untuk berkiprah luas dalam kancah perjuangan global. Ketika itu wanita menjadi insan pingitan yang menyebabkan wanita terbelakang dalam pemikiran. Mereka terperosok ke dalam ‘penjara’ para kaum lelaki yang penuh keangkuhan dan keserakahan. Begitulah kurang lebih gambaran wanita zaman lama.

Namun lihatlah bagaimana kondisi para wanita saat ini. Dalam berkarir, wanita sudah diakui sejajar dengan kaum pria, banyak wanita menjabat sebagai polisi, tentara, kepala perusahaan bahkan di jabatan kepala negara pun pernah dijabat oleh seorang wanita. Apalagi dengan artis-artis, model, dan public figure lainnya, banyak kiprah kaum hawa disana. Tapi, apakah semua itu mencerminkan wanita saat ini lebih maju dari dahulu?

Mungkin, masyarakat tidak asing lagi dengan goyang ngebor atau patah-patah yang ditampilkan media elektronik. Maaf, lebih lagi foto-foto yang terkesan menggambarkan ke-pede-an wanita Read more »

Membangun Kemandirian Masyarakat Pedesaan dan Bangsa Melalui PLTMH

Sebutlah ITB atau ITS, perguruan tinggi negeri bernuansa teknologi ini telah lama dikenal sebagai kampus pavorit di Indonesia. Mayoritas masyarakat pun menginginkan putra-putrinya menuntut ilmu di institut teknologi ini. Mereka berharap semoga putra-putrinya kelak menjadi “orang” yang berhasil dan sukses bahkan bisa bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara tercinta. Tapi, apakah institut teknologi ternama tersebut telah banyak menghasilkan produk teknologi konkrit yang memenuhi kebutuhan masyarakat? Bagaimana dengan kondisi masyarakat pedesaan yang jauh dari nuansa teknologi, apakah telah tersentuh oleh mahasiswa?

Konsep penerapan teknologi “merakyat” memang kurang menggema di seantero kampus ini. Berbagai kegiatan insidental yang diadakan para mahasiswa secara umum belum sampai pada tataran aplikasi teknologi tepat guna yang saat ini menjadi kebutuhan masyarakat. Padahal, Read more »

Mengatasi Kenaikan Harga Pangan

Beberapa negara besar seperti Cina dan India dalam sepuluh tahun terakhir ini sedang mengalami pertumbuhan ekonomi yang begitu menakjubkan. Seiring dengan kenaikan pendapatan di kedua negara yang total penduduknya sekitar sepertiga penduduk bumi itu, permintaan akan energi dan pangan dunia menjadi terdongkrak dengan sangat drastis. Lahan untuk pangan di muka bumi relatif tidak beranjak, dan karenanya harga melesat naik.

Tingginya harga bahan pangan di pasar dunia berimbas pada semakin buruknya kondisi perekonomian nasional indonesia. Kondisi ini diperburuk dengan adanya bencana banjir Read more »

Menegakkan Kembali Peradaban ISLAM Melalui PENDIDIKAN

Pendidikan!, sebuah kata yang tidak mungkin terlepas dari lingkup ajaran islam. Dengan pendidikanlah, din ini menjadi menghasilkan kumpulan kemenangan yang berakumulasi menjadi sebuah peradaban besar.

Pendidikan dalam islam tidak luput pendidikan aqliah atau intelektual yang mendidik akal, karena akal merupakan unsur paling berharga bagi manusia yang bertindak (berfikir) secara rasional tetapi kemampuannya agak terbatas. Fungsi tersebut telah dijelaskan dalam perkataan “iqra” yang mana keadaan akal sentiasa menerima bimbingan Allah. Oleh karena itu, pendidikan Islam menekankan pentingnya melatih aqliah manusia dengan nilai-nilai ketuhanan (ilmu tauhid), sifat ketaatan (ta’abbud) dan penyucian rohani (tazkiyyah). Dengan demikian, pendidikan akal atau mental tidak tersisih dari nilai-nilai kerohanian.

Pendidikan jasmani yang meliputi aspek fisikal dan mental pun tak luput dari konteks pendidikan islam Kedua-duanya turut diberi perhatian dalam Islam. Ia merangkumi kebersihan, kesehatan, kecerdasan, kekuatan, keberanian, dan disiplin. Ia bertujuan melahirkan insan yang sehat dan kuat untuk menjalankan kewajiban kepada Allah.

Kaitan Pendidikan dan Peradaban

Menurut Ibn Khaldun, tanda kemajuan peradaban adalah berkembangnya ilmu pengetahuan Read more »

Nasionalisme : Tak Hanya Bumi dan Air Lagi, tapi Juga Listrik

Ketika mendengar kata bumi dan air, kita teringat pada bunyi pasal 33 ayat 3 UUD 1945 yang menyatakan bahwa : ”Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.”

Ketika itu, para petinggi bangsa ini menggunakan istilah bumi (tanah) dan air sebagai salah satu unjuk nasionalisme karena tanah dan air pada saat itu adalah sumber awal dari kehidupan dan menjadi modal dasar untuk membangun komunitas bernama negara. Dan dengan tanah, air, dan kekayaan alamlah kita dapat hidup dan menempuh kehidupan.

Pada era globalisasi dan teknologi saat ini, pengelolaan bumi, air, dan kekayaan alam berjalan lebih maksimal. Penggunaan peralatan canggih semakin mempermudah pengeksplorasian dan pengelolaan kekayaan alam yang tersebar luas di bumi pertiwi ini. Tentu hal ini harus disertai dengan aturan hukum yang ketat, jangan sampai pengelolaan kekayaan alam ini sampai merusak ekosistem sekitar apalagi sampai memutus daur regenerasi yang berguna bagi generasi penerus di masa depan.

Listrik termasuk salah satu aset negara yang tak kalah pentingnya Read more »

Atasi Global Warming!!!

Efisien Energi

Ketika pembangkit listrik membakar bahan bakar fosil untuk menghasilkan listrik, mereka mengeluarkan emisi CO2 secara signifikan.

Upaya mengefisiensikan konsumsi energi kita adalah cara yang paling murah dan mudah untuk mengurangi emisi CO2. Efisiensi energi harus dipandang sebagai bagian penting dari usaha untuk mengurangi kebergantungan manusia kepada bahan bakar fosil.

Rumah tangga menyumbangkan emisi CO2 yang dalam jumlah besar, dan amatlah penting bagi kita untuk menyadari bahwa tindakan sederhana mampu berkontribusi untuk menyelamatkan lingkungan.

Mari kita memulai dengan langkah sederhana seperti mematikan lampu ketika tidak dipergunakan, mematikan alat elektronik daripada memasangnya dalam kondisi stand-by atau memasang timer pada TV dan AC.

Efisiensi energi berarti:

Ada Apa dengan Perubahan Iklim??!

Perubahan Iklim

Perubahan iklim terutama disebabkan oleh hasil pembakaran bahan bakar fosil (batu bara, minyak bumi, gas, dan gas alam). Bahan-bahan bakar tersebut menghasilkan karbon dioksida (CO2), gas rumah kaca yang utama.

Gas rumah kaca secara alami penting untuk kehidupan di bumi. Tanpa mereka, kita tidak dapat hidup karena bumi akan menjadi terlalu dingin. Namun, jumlah mereka yang terlalu banyak dan peningkatan temperatur global membuat iklim menjadi tidak stabil, sehingga kesehatan kita dan kesehatan ekosistem global berada dalam bahaya.

Aktifitas manusia telah melepaskan lebih banyak gas rumah kaca ke atmosfer, meningkatkan temperatur global rata-rata dan menciptakan perubahan iklim.

Sejumlah besar ilmuwan setuju bahwa perubahan iklim adalah nyata dan mendesak adanya aksi global yang serius!

Analisis dari penelitian di Antartika menunjukkan saat ini tingkat CO2 di atmosfer menjadi 30% lebih tinggi dibandingkan waktu-waktu sebelumnya dalam 420.000 Read more »

Hemat Listrik Atasi Krisis Energi dan Pemanasan Global

  • Di tengah kian seringnya dilakukan pemadaman listrik bergilir di Indonesia, WWF-Indonesia tak henti mengingatkan masyarakat tentang pentingnya penghematan listrik. Bukan sekadar untuk mengurangi pengeluaran bulanan semata, tapi untuk mengatasi masalah kurangnya pasokan listrik di Indonesia, pasokan listrik yang belum bisa dinikmati seluruh rakyat Indonesia, serta adanya ancaman pemanasan global.
  • Hampir 40 persen emisi karbon dihasilkan oleh sektor ketenagalistrikan. Semakin tinggi konsumsi listrik maka semakin tinggi pula emisi karbon yang dihasilkan dari pembangkit listrik, karena 60 persen menggunakan bahan bakar fosil. Sementara pembakaran bahan bakar fosil adalah penyebab utama terjadinya pemanasan global, yang berdampak pada meningkatnya suhu bumi secara global.
  • Ironisnya saat masih sekitar 45 persen penduduk Indonesia yang belum dapat menikmati listrik, kelompok yang memiliki akses listrik, justru melakukan gaya hidup boros tanpa menyadari bahwa listrik adalah komoditas yang terbatas dan selayaknya dapat diakses oleh seluruh Indonesia masyarakat Indonesia. Permintaan listrik yang kian meningkat dan boros, sementara kapasitas pembangkit listrik yang ada terbatas mengakibatkan terjadinya pemadaman bergilir.
  • Kegiatan edukasi publik tentang pentingnya penggunaan listrik secara efisien, seperti menghemat listrik dan penggunaan peralatan elektronik dengan daya kecil (watt) dengan kualitas yang baik perlu terus dilakukan dengan sasaran berbagai kelompok, termasuk kelompok anak-anak dan anak muda.

click here for more information

Tips Menghadapi Kehidupan

 

  • Jangan tertarik kepada seseorang karena parasnya, sebab keelokan paras dapat menyesatkan. Jangan pula tertarik kepada kekayaannya, karena kekayaan dapat musnah. Tertariklah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum, karena hanya senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap menjadi cerah. Semoga kamu menemukan orang seperti itu.
  • Ada saat-saat dalam hidup ketika kamu sangat merindukan seseorang sehingga ingin hati menjemputnya dari alam mimpi dan memeluknya dalam alam nyata. Semoga kamu memimpikan orang seperti itu.
  • Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat kamu ingin pergi, jadilah seperti yang kamu inginkan,karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.
  • Semoga kamu mendapatkan kebahagiaan yang cukup untuk membuatmu baik hati, cobaan yang cukup untuk membuatmu kuat, kesedihan yang cukup untuk membuatmu manusiawi, pengharapan yang cukup untuk membuatmu bahagia dan uang yang Read more »

“ ………… ? “

Apa yach …. ?
Apa dong …?
Payah ….!

Ah masa …. !
Ah iya …. !
Masa iya … !!

Kamu ….
Dia ….
Mereka ….
Aku …. ?

Apa …. ?
Bagaimana …. ?
Mengapa … ?
Siapa …. ?

Ah ….
Aduh ….
Gawat ….
Celaka ….!

Ehm ….
Hah ….
Yeah ….!

AKU BERHASIL …. !
“_” !
“ …………? “

(epsdin)

Pantaskah Aku …?!

ya … Rabb …
hamba kadang lalai dalam menaati-Mu
syukur tak s’lalu ku tujukan untuk-Mu
waktu jarang ku gunakan ‘tuk mengingat-Mu
malas s’lalu menemani ibadahku
pantaskah aku menjadi hamba-Mu?!

duhai … ibu …
aku kadang menolak perintahmu
tak jarang lisan ini menyakiti hatimu
urusanku lebih ku pentingkan daripadda ketaatanku
kasih padamu s’dikit ku curahkan Read more »